Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi Terhadap Prestasi Kerja Pada Percetakan dan Penerbitan PT XYZ

Bab Pendahuluan Tugas Akhir / Skripsi Manajemen Sumber Daya Manusia dengan Judul : Pengaruh Kepemimpinan dan Komunikasi Terhadap Prestasi Kerja Pada Percetakan dan Penerbitan PT XYZ

Prestasi kerja merupakan masalah yang sangat penting bagi setiap organisasi. Prestasi kerja yang sangat tinggi sangat diperlukan dalam setiap usaha kerjasama karyawan  untuk tujuan organisasi,seperti diketahui bahwa pencapaian tujuan organisasi adalah sesuatu yang sangat diidam-idamkan oleh setiap organisas. Karyawan yang  mempunyai prestasi kerja rendah akan sulit untuk mencapai hasil yang diharapkan.

Masalah prestasi kerja bukanlah timbul begitu saja atau timbul secara sembarangan. Prestasi kerja dapat ditingkatkan diantaranya dengan memberikan motifasi yang sudah tentu dengan jalan  menyampaikan informasi melalui komunikasi dari atasan kepada bawahannya.

Penilaian prestasi kerja memberikan informasi yang sangat membantu dalam keputusan keputusan yang menyangkut kebijaksanaan perusahaan. Prestasi kerja juga dapat digunakan untuk mendorong dan memimpin pengembangan karyawan. Program penilaian prestasi kerja memberikan informasi dalam bentuk yang biasanya dikomunikasikan kepada karyawan. Dengan adanya penilaian prestasi kerja ini membuat para atasan mau tidak mau memperhatikan para bawahannya.

Faktor-faktor yang biasanya dipakai untuk menilai prestasi kerja adalah: kuantitas dan kualitas pekerjaan, kerjasama, kepemimpinan, kehati-hatian, pengetahuan, pengenalan jabatan, kerajinan, kesetiaan dapat tidaknya diandalkan dan inisiatif.

Kepemimpinan adalah perilaku dimana seseorang memotifasi orang lain agar mau bekerja keras mencapai tujuan tertentu. Kepemimpinan merupakan kemampuan yang dipunyai seseorang untuk mempergunakan orang lain agar mau bekerja mencapai tujuan dn sasaran.

Selain faktor kepemimpinan komunikasi erat hubunganya dalam mempengaruhi prestasi kerja. Komunikasi menjadi kegiatan penting yang diperhatikan manajemen dalam pendekatan hubungan manusiawi, dan sejalan dengan peran alih perilaku mulai menerapkan penelitian mereka pada organisasi.